[{"data":1,"prerenderedAt":157},["ShallowReactive",2],{"occasion:id:memorial-song":3},{"topic":4,"copy":11,"html":61,"ui":68,"langs":92,"holiday":136,"example":136,"community":137,"related":138},{"id":5,"kind":6,"styles":7,"cover":10},"memorial-song","occasion",[8,9],"acoustic","classical","meditation",{"card":12,"title":13,"seoTitle":14,"description":15,"lead":16,"intro":17,"ideas":18,"sample":29,"sections":36,"faq":43,"prompt":59,"examplePrompt":60},"Lagu kenangan almarhum","Lagu kenangan untuk orang tercinta yang telah tiada","Lagu untuk Almarhum — Lagu Kenangan dengan Namanya | AI Music","Buat lagu kenangan dengan nama dan kisah orang tercinta yang sudah berpulang — untuk peringatan wafatnya atau saat rindu. Vokal lembut. Lagu pertama gratis.","Lagu yang menyimpan namanya, tawanya dan hal-hal kecil yang hanya diketahui orang-orang yang menyayanginya — untuk diputar saat keluarga berkumpul, di hari peringatan, atau sendirian saat rindu.","Saat seseorang berpulang, kata-kata cepat habis. “Turut berduka cita” itu tulus, tapi tak bercerita apa-apa tentang bapak yang bersiul sambil menyapu halaman setiap pagi, atau nenek yang selalu menyelipkan permen di saku kebayanya. Lagu kenangan bisa. Ia mengumpulkan cerita-cerita yang dibagikan saat keluarga melayat dan menyimpannya di satu tempat, dalam bentuk yang bisa didengar lagi kapan saja.\n\nTidak perlu terburu-buru. Tuliskan namanya, seperti apa dia di hari-hari biasa, dan kenangan yang terus kembali kepadamu. AI Music menulis lirik yang lembut di sekitarnya, menggubah melodi dan menyanyikannya dengan suara asli, biasanya dalam sekitar satu menit. Kalau kata-katanya belum pas, ubah deskripsinya dan buat lagi. Lagu itu akan siap kapan pun kamu siap.",{"title":19,"items":20},"Yang bisa dimasukkan ke lagu kenangan",[21,22,23,24,25,26,27,28],"Namanya, dan panggilan di keluarga — “Mbah Kakung”, “Abah”, “Opung”, “Nenek Ijah”, atau nama kecilnya waktu muda.","Satu hari biasa bersamanya: radio di dapur, sarung yang disampirkan di bahu, kursi di teras yang masih terasa miliknya.","Suara atau ucapan yang khas dirinya — “sudah makan belum, Nak?”, tawanya yang keras, lagu lawas yang selalu ia senandungkan.","Apa yang ia rawat dan buat: kebun, bengkel kecil, masakan hari raya, orang-orang yang ia jaga.","Tempatnya: kampung halaman, pantai, sawah, masjid, gereja atau pura tempat ia beribadah.","Rasa syukur, bukan hanya duka — apa yang ia ajarkan dan masih kamu lakukan sampai sekarang.","Iman, bila itu bagian dirinya: satu baris doa, ketenangan atau harapan untuk bertemu lagi, dengan kata-kata dari keyakinannya.","Untuk anak atau orang muda: cahaya dan warna, bukan gelap — apa yang ia cintai, dan bahwa ia tetap dicintai.",{"title":30,"lines":31},"Contoh reff kenangan",[32,33,34,35],"Nek Ijah, harum melati masih di beranda,","tembang pelanmu masih terdengar di dada,","setiap kami pulang, pintu terasa terbuka —","doa kami menemanimu, Nek, selamanya.",[37,40],{"h":38,"md":39},"Di mana lagu kenangan bisa diputar","- **Saat keluarga berkumpul.** Di peringatan tujuh hari, empat puluh hari, seratus hari atau haul, banyak keluarga berkumpul untuk berdoa; lagu bisa diputar sesudah doa selesai, saat tinggal keluarga dekat yang saling bercerita. Tanyakan dulu kepada yang dituakan di keluarga.\n- **Bersama tayangan foto.** Video lirik bisa diputar di atas foto-fotonya sendiri (dengan langganan) — untuk ibadah penghiburan atau untuk kerabat yang tak bisa datang.\n- **Di hari ulang tahun atau hari wafatnya.** Cara tenang untuk mengingat hari itu, dibagikan lewat tautan ke grup keluarga supaya semua bisa mendengar dari mana pun.\n- **Saat ziarah.** Dari ponsel, pelan, bersama orang-orang terdekat.\n- **Sebagai kenang-kenangan.** Kartu cetak dengan kode QR yang memutar lagunya (dengan langganan) bisa dibingkai di samping fotonya.",{"h":41,"md":42},"Memilih gaya yang lembut","Kebanyakan keluarga memilih **gitar akustik atau piano yang lembut**, atau aransemen dengan gesekan biola; tempo lambat memberi ruang bagi kata-kata. Kalau ia mencintai satu jenis musik — keroncong, campursari, lagu rohani, pop lawas — pakailah: mendengar musiknya adalah bagian dari mengenangnya. Untuk keluarga yang lebih nyaman dengan nuansa nasyid, minta vokal yang tenang dengan sedikit perkusi. Jadikan lagunya tentang **hidupnya, bukan kepergiannya**; sakit dan hari-hari terakhir jarang perlu masuk. Kalau tak ingin mendengar suara sama sekali, mode instrumental menghasilkan musik pelan untuk mengiringi pembacaan kenangan.",[44,47,50,53,56],{"q":45,"a":46},"Pantaskah membuat lagu untuk almarhum dengan cara ini?","Ini lagumu: kenangan, nama dan kata-katanya datang darimu, dan musiknya dibuat untuk membawanya. Anggap saja seperti kata kenangan yang dinyanyikan, dan kamu bisa mengubah serta membuatnya lagi sampai terasa benar.",{"q":48,"a":49},"Bisakah aku menulis liriknya sendiri?","Bisa. Tempel kata-katamu sendiri — puisi, surat untuknya, bait yang kamu tulis — dan kata-kata itu akan diberi musik dan dinyanyikan. Atau ceritakan tentang dia dan biarkan liriknya ditulis untukmu.",{"q":51,"a":52},"Bisakah lagunya dalam bahasa yang dulu ia pakai sehari-hari?","Bisa. Lagu dapat dinyanyikan dalam lebih dari 40 bahasa, apa pun bahasa deskripsimu, sehingga ayah, ibu atau kakek-nenek bisa dikenang dalam bahasa yang dulu mereka ucapkan.",{"q":54,"a":55},"Bagaimana kerabat yang jauh bisa mendengarnya?","Bagikan tautannya — bisa diputar di peramban mana pun tanpa aplikasi. Kamu juga bisa mengunduh MP3-nya untuk acara keluarga, atau membuat video lirik dengan foto-fotonya.",{"q":57,"a":58},"Apakah ada biayanya?","Lagu pertamamu gratis saat membuat akun. Jika kamu ingin lagu atau versi lain sesudahnya, itu dibuat dengan kredit.","Lagu kenangan yang lembut untuk [namanya], [hubungan]-ku yang telah berpulang. Ia selalu [seperti apa dia di hari biasa]. Aku ingat [satu kenangan]. Ia mencintai [apa yang ia cintai]. Buat tenang dan penuh kasih, dengan namanya di reff.","Lagu kenangan yang lembut dan penuh kasih untuk nenekku, Khadijah, yang kami panggil Nek Ijah. Ia menanam melati di depan rumahnya di kampung, selalu menyuguhkan teh manis untuk siapa pun yang mampir, dan selalu bertanya “sudah makan belum, Nak?” setiap kami datang. Ia mengajariku membuat klepon di sore hari yang hujan dan suka bersenandung lagu-lagu lawas. Piano dan gitar akustik pelan, tenang dan hangat, bukan muram. Reff dengan “Nek Ijah”, harum melati, dan doa yang menemaninya selamanya.",{"intro":62,"sections":63},"\u003Cp>Saat seseorang berpulang, kata-kata cepat habis. “Turut berduka cita” itu tulus, tapi tak bercerita apa-apa tentang bapak yang bersiul sambil menyapu halaman setiap pagi, atau nenek yang selalu menyelipkan permen di saku kebayanya. Lagu kenangan bisa. Ia mengumpulkan cerita-cerita yang dibagikan saat keluarga melayat dan menyimpannya di satu tempat, dalam bentuk yang bisa didengar lagi kapan saja.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Tidak perlu terburu-buru. Tuliskan namanya, seperti apa dia di hari-hari biasa, dan kenangan yang terus kembali kepadamu. AI Music menulis lirik yang lembut di sekitarnya, menggubah melodi dan menyanyikannya dengan suara asli, biasanya dalam sekitar satu menit. Kalau kata-katanya belum pas, ubah deskripsinya dan buat lagi. Lagu itu akan siap kapan pun kamu siap.\u003C\u002Fp>\n",[64,66],{"h":38,"html":65},"\u003Cul>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Saat keluarga berkumpul.\u003C\u002Fstrong> Di peringatan tujuh hari, empat puluh hari, seratus hari atau haul, banyak keluarga berkumpul untuk berdoa; lagu bisa diputar sesudah doa selesai, saat tinggal keluarga dekat yang saling bercerita. Tanyakan dulu kepada yang dituakan di keluarga.\u003C\u002Fli>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Bersama tayangan foto.\u003C\u002Fstrong> Video lirik bisa diputar di atas foto-fotonya sendiri (dengan langganan) — untuk ibadah penghiburan atau untuk kerabat yang tak bisa datang.\u003C\u002Fli>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Di hari ulang tahun atau hari wafatnya.\u003C\u002Fstrong> Cara tenang untuk mengingat hari itu, dibagikan lewat tautan ke grup keluarga supaya semua bisa mendengar dari mana pun.\u003C\u002Fli>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Saat ziarah.\u003C\u002Fstrong> Dari ponsel, pelan, bersama orang-orang terdekat.\u003C\u002Fli>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Sebagai kenang-kenangan.\u003C\u002Fstrong> Kartu cetak dengan kode QR yang memutar lagunya (dengan langganan) bisa dibingkai di samping fotonya.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n",{"h":41,"html":67},"\u003Cp>Kebanyakan keluarga memilih \u003Cstrong>gitar akustik atau piano yang lembut\u003C\u002Fstrong>, atau aransemen dengan gesekan biola; tempo lambat memberi ruang bagi kata-kata. Kalau ia mencintai satu jenis musik — keroncong, campursari, lagu rohani, pop lawas — pakailah: mendengar musiknya adalah bagian dari mengenangnya. Untuk keluarga yang lebih nyaman dengan nuansa nasyid, minta vokal yang tenang dengan sedikit perkusi. Jadikan lagunya tentang \u003Cstrong>hidupnya, bukan kepergiannya\u003C\u002Fstrong>; sakit dan hari-hari terakhir jarang perlu masuk. Kalau tak ingin mendengar suara sama sekali, mode instrumental menghasilkan musik pelan untuk mengiringi pembacaan kenangan.\u003C\u002Fp>\n",{"nav":69,"hubTitle":70,"hubSeoTitle":71,"hubDescription":72,"hubLead":73,"groups":74,"upcoming":79,"eyebrow":80,"cta":81,"ctaHint":82,"datesTitle":83,"datesLead":84,"example":85,"community":86,"related":87,"faq":88,"home":89,"templateRelated":90,"songMore":91},"Momen","Lagu untuk setiap momen","Lagu personal untuk setiap momen dan hari raya | AI Music","Lagu ulang tahun untuk ibu, lagu pernikahan dan ulang tahun pernikahan, lagu nina bobo dengan nama si kecil, lagu Lebaran dan Natal — pilih momennya, lagu dengan vokal asli siap dalam sekitar satu menit.","Pilih momennya dan orangnya. Liriknya kami tulis tentang mereka dan dinyanyikan dengan vokal asli — siap diputar dalam sekitar satu menit.",{"occasion":75,"birthday":76,"recipient":77,"holiday":78},"Momen spesial","Lagu ulang tahun untuk orang tersayang","Lagu untuk orang istimewa","Hari raya","Segera tiba","Lagu personal","Buat lagu ini","Lagu pertamamu gratis — tanpa kartu.","Kapan {name}?","Tanggalnya berbeda di tiap negara dan berubah dari tahun ke tahun — ini tanggal di tempatmu.","Dengarkan contoh dari kami","Lagu buatan pengguna untuk momen ini","Momen lainnya","Pertanyaan","Beranda","Lagu untuk momen ini","Lagu lainnya:",[93,94,95,96,97,98,99,100,101,102,103,104,105,106,107,108,109,110,111,112,113,114,115,116,117,118,119,120,121,122,123,124,125,126,127,128,129,130,131,132,133,134,135],"en","ru","es","pt","fr","de","it","nl","sv","pl","cs","ro","el","uk","tr","he","ar","hi","bn","id","vi","th","ja","ko","zh","ca","nb","da","fi","sk","hu","hr","ms","sl","gu","kn","ml","mr","or","pa","ta","te","ur",null,[],[139,142,145,148,151,154],{"id":140,"card":141},"birthday-song","Lagu ulang tahun dengan nama",{"id":143,"card":144},"funny-birthday-song","Lagu ulang tahun lucu",{"id":146,"card":147},"anniversary-song","Lagu ulang tahun pernikahan",{"id":149,"card":150},"wedding-song","Lagu pernikahan",{"id":152,"card":153},"proposal-song","Lagu untuk melamar",{"id":155,"card":156},"love-song","Lagu romantis untuk pacar",1791099098152]