
Musim Panas Kita
Pop, female vocals · 3:01
“Road trip musim panas bareng sahabat, jendela terbuka, nyanyi sekencang-kencangnya”
Buat yang seperti ini
Hari raya
Takbir bersahutan, ketupat sudah digantung, semua pulang ke rumah. Ucapkan “mohon maaf lahir dan batin” lewat lagu yang menyebut nama orang-orang tercintamu.
Buat lagu iniLagu pertamamu gratis — tanpa kartu.
Tanggalnya berbeda di tiap negara dan berubah dari tahun ke tahun — ini tanggal di tempatmu.
| 2026 | 2027 | 2028 | |
|---|---|---|---|
| Indonesia | 20 Maret | 10 Maret | 27 Februari |
Di Indonesia, Lebaran adalah hari pulang. Jutaan orang mudik ke kampung, malamnya takbiran keliling, paginya salat Id di lapangan atau masjid, lalu sungkem kepada Bapak, Ibu dan Mbah sambil saling memaafkan. Meja penuh opor ayam, ketupat, rendang, sambal goreng ati dan toples nastar; anak-anak menunggu amplop berisi uang baru. Di Malaysia dan Brunei suasananya serupa: rumah terbuka, kuih raya dan baju kurung yang serasi.
Selama sebulan kita menahan diri, dan di hari kemenangan kata-kata maaf sering tersangkut di tenggorokan. Lagu bisa membantu. Ceritakan untuk siapa lagu ini, bagaimana keluargamu merayakan Lebaran dan apa yang ingin kamu syukuri; liriknya ditulis dari cerita itu dan dinyanyikan dengan gaya lembut ala nasyid — vokal hangat dan rebana — dalam bahasa Indonesia, Melayu, Arab atau bahasa lain. Sekitar satu menit kemudian lagunya siap dikirim.

Pop, female vocals · 3:01
“Road trip musim panas bareng sahabat, jendela terbuka, nyanyi sekencang-kencangnya”
Buat yang seperti iniPanggilan sayang di keluargamu: Bapak dan Ibu, Abah dan Umi, Mbah Kakung, Eyang Uti, Emak, Nenek atau Opung.
Perjalanan mudik — macet di jalur Pantura, kapal ke seberang pulau, atau tiket yang akhirnya terbeli setelah berjam-jam menunggu.
Malam takbiran: bedug yang ditabuh anak-anak kampung, obor, dan suara takbir dari masjid sampai subuh.
Sungkeman pagi hari, ketika kamu bersimpuh di depan orang tua dan semua yang tak terucap setahun ini akhirnya dimaafkan.
Masakan yang hanya muncul saat Lebaran: opor buatan Ibu, ketupat yang dianyam bersama, nastar yang selalu habis duluan.
Rasa syukur atas Ramadan yang lewat: sahur dengan mata setengah terpejam, ngabuburit, buka bersama di rumah Nenek.
Ziarah ke makam keluarga dan doa untuk yang sudah tiada, ditulis dengan pelan dan penuh hormat.
Saudara yang tahun ini tak bisa pulang, dan harapan agar Lebaran depan semua kembali berkumpul di satu meja.
Takbir menggema, Ibu tersenyum di pintu,
Rizky dan Salma pulang membawa rindu,
maafkan salah kami, lahir dan batin,
di hari yang fitri, hati kembali bersih.
Lagu Lebaran paling pas dengan sentuhan nasyid atau qasidah: suara yang hangat, rebana atau hadroh yang lembut, tanpa musik yang bising. Tulis temanya seputar syukur, maaf, keluarga dan kemenangan setelah berpuasa — bukan pesta atau kisah cinta. Jika ingin ada kalimat seperti “minal aidin wal faizin” atau doa tertentu, tuliskan persis seperti yang biasa diucapkan keluargamu. Untuk lagu anak-anak atau ucapan ringan, aransemen akustik yang tenang juga cocok. Kalau ingin sentuhan bahasa daerah — ungkapan Jawa krama untuk sungkem kepada Simbah, atau sapaan Sunda untuk Abah dan Ambu — tulis kalimatnya di deskripsi atau tempelkan liriknya sendiri.
Nama, kenangan, suasana yang kamu inginkan. Lewati yang tidak perlu.
Lirik, melodi, vokal, dan sampul — digubah dari jawabanmu.
Unduh MP3-nya, bagikan tautannya, atau putar langsung di sana.
Bisa. Tulis di deskripsi, misalnya “hanya vokal dan rebana pelan”, lalu pilih gaya yang tenang; lagu digubah dan dinyanyikan sesuai permintaan itu.
Lagu bisa dinyanyikan dalam lebih dari 40 bahasa. Kamu bisa menulis deskripsi dalam bahasa Indonesia dan meminta lagunya dinyanyikan dalam bahasa lain, termasuk Melayu atau Arab; untuk bahasa daerah, sebutkan di deskripsi atau tempelkan liriknya sendiri.
Boleh. Tempelkan pantun atau lirikmu, dan lagu akan dinyanyikan persis seperti yang kamu tulis.
Bisa. Ceritakan bagaimana keluargamu merayakan Iduladha — salat Id, kurban yang dibagikan ke tetangga, atau orang tua yang baru pulang haji — dan liriknya akan bercerita tentang hari itu.
Lagu pertama gratis untuk akun baru, tanpa kartu. Lagu berikutnya dibuat dengan kredit dari langganan atau paket sekali beli.
Ceritakan untuk siapa dan apa yang terjadi. Sisanya biar kami yang urus.