
Musim Panas Kita
Pop, female vocals · 3:01
“Road trip musim panas bareng sahabat, jendela terbuka, nyanyi sekencang-kencangnya”
Buat yang seperti ini
Momen spesial
Lagu yang menyimpan namanya, tawanya dan hal-hal kecil yang hanya diketahui orang-orang yang menyayanginya — untuk diputar saat keluarga berkumpul, di hari peringatan, atau sendirian saat rindu.
Buat lagu iniLagu pertamamu gratis — tanpa kartu.
Saat seseorang berpulang, kata-kata cepat habis. “Turut berduka cita” itu tulus, tapi tak bercerita apa-apa tentang bapak yang bersiul sambil menyapu halaman setiap pagi, atau nenek yang selalu menyelipkan permen di saku kebayanya. Lagu kenangan bisa. Ia mengumpulkan cerita-cerita yang dibagikan saat keluarga melayat dan menyimpannya di satu tempat, dalam bentuk yang bisa didengar lagi kapan saja.
Tidak perlu terburu-buru. Tuliskan namanya, seperti apa dia di hari-hari biasa, dan kenangan yang terus kembali kepadamu. AI Music menulis lirik yang lembut di sekitarnya, menggubah melodi dan menyanyikannya dengan suara asli, biasanya dalam sekitar satu menit. Kalau kata-katanya belum pas, ubah deskripsinya dan buat lagi. Lagu itu akan siap kapan pun kamu siap.

Pop, female vocals · 3:01
“Road trip musim panas bareng sahabat, jendela terbuka, nyanyi sekencang-kencangnya”
Buat yang seperti iniNamanya, dan panggilan di keluarga — “Mbah Kakung”, “Abah”, “Opung”, “Nenek Ijah”, atau nama kecilnya waktu muda.
Satu hari biasa bersamanya: radio di dapur, sarung yang disampirkan di bahu, kursi di teras yang masih terasa miliknya.
Suara atau ucapan yang khas dirinya — “sudah makan belum, Nak?”, tawanya yang keras, lagu lawas yang selalu ia senandungkan.
Apa yang ia rawat dan buat: kebun, bengkel kecil, masakan hari raya, orang-orang yang ia jaga.
Tempatnya: kampung halaman, pantai, sawah, masjid, gereja atau pura tempat ia beribadah.
Rasa syukur, bukan hanya duka — apa yang ia ajarkan dan masih kamu lakukan sampai sekarang.
Iman, bila itu bagian dirinya: satu baris doa, ketenangan atau harapan untuk bertemu lagi, dengan kata-kata dari keyakinannya.
Untuk anak atau orang muda: cahaya dan warna, bukan gelap — apa yang ia cintai, dan bahwa ia tetap dicintai.
Nek Ijah, harum melati masih di beranda,
tembang pelanmu masih terdengar di dada,
setiap kami pulang, pintu terasa terbuka —
doa kami menemanimu, Nek, selamanya.
Kebanyakan keluarga memilih gitar akustik atau piano yang lembut, atau aransemen dengan gesekan biola; tempo lambat memberi ruang bagi kata-kata. Kalau ia mencintai satu jenis musik — keroncong, campursari, lagu rohani, pop lawas — pakailah: mendengar musiknya adalah bagian dari mengenangnya. Untuk keluarga yang lebih nyaman dengan nuansa nasyid, minta vokal yang tenang dengan sedikit perkusi. Jadikan lagunya tentang hidupnya, bukan kepergiannya; sakit dan hari-hari terakhir jarang perlu masuk. Kalau tak ingin mendengar suara sama sekali, mode instrumental menghasilkan musik pelan untuk mengiringi pembacaan kenangan.
Nama, kenangan, suasana yang kamu inginkan. Lewati yang tidak perlu.
Lirik, melodi, vokal, dan sampul — digubah dari jawabanmu.
Unduh MP3-nya, bagikan tautannya, atau putar langsung di sana.
Ini lagumu: kenangan, nama dan kata-katanya datang darimu, dan musiknya dibuat untuk membawanya. Anggap saja seperti kata kenangan yang dinyanyikan, dan kamu bisa mengubah serta membuatnya lagi sampai terasa benar.
Bisa. Tempel kata-katamu sendiri — puisi, surat untuknya, bait yang kamu tulis — dan kata-kata itu akan diberi musik dan dinyanyikan. Atau ceritakan tentang dia dan biarkan liriknya ditulis untukmu.
Bisa. Lagu dapat dinyanyikan dalam lebih dari 40 bahasa, apa pun bahasa deskripsimu, sehingga ayah, ibu atau kakek-nenek bisa dikenang dalam bahasa yang dulu mereka ucapkan.
Bagikan tautannya — bisa diputar di peramban mana pun tanpa aplikasi. Kamu juga bisa mengunduh MP3-nya untuk acara keluarga, atau membuat video lirik dengan foto-fotonya.
Lagu pertamamu gratis saat membuat akun. Jika kamu ingin lagu atau versi lain sesudahnya, itu dibuat dengan kredit.
Ceritakan untuk siapa dan apa yang terjadi. Sisanya biar kami yang urus.